STKIP MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG
STKIP MPL GELAR KEGIATAN PRAWISUDA
17-09-2018|02:30:16|admin
 
STKIP Muhammadiyah Pringsewu Lampung (STKIP MPL) gelar acara prawisuda, Senin (17/9). Kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali lulusan agar lebih siap bersaing pascakampus di era digital dan revolusi industri saat ini. Acara yang bertajuk "menjadi guru inspiratif di era revolusi industri 4.0" menghadirkan trainer motivasi dari Bandung, mas Amri. Meski acara dimulai pukul 09.00 WIB, halaman kampus STKIP MPL sudah dipenuhi oleh peserta kegiatan yang tak sabar mendengar gambaran tantangan kehidupan dan peluang kerja pascalulus bangku perkuliahan.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua STKIP MPL menyampaikan bahwa saat ini untuk memasuki dunia kerja setiap orang harus berusaha keras mengembangkan diri agar menjadi pribadi yang unggul dalam berbagai hal, bukan hanya bidang akademik tetapi juga non-akademik. "Insyaallah, dengan bekal yang sudah diterima, walaupun lulusan utamanya siap untuk bekerja di dunia pendidikan, Saudara juga dapat memilih bekerja di dunia non-pendidikan, bahkan juga sudah bisa berwirausaha di tengah-tengah masyarakat dengan bidang ilmu yang dikuasai," ucapnya.

"Untuk itu, kapan pun dan di lingkungan mana pun, kita harus menjadi pribadi yang inspiratif. Bila menjadi guru, guru yang inspiratif, bila menjadi pegawai, pegawai yang inspiratif, dan bila menjadi usahawan, usahawan yang inspiratif. Dengan pribadi yang inspiratif, maka kita akan disenangi dan diterima baik di lingkungan tempat kita bekerja. Bahkan, kita bisa menjadi inspirator bagi masyarakat dalam menyongsong kehidupan yang lebih baik," tandas A. Rachman.

Sebelumnya, ditemui ruang kerjanya, Hardi santosa mengatakan bahwa training motivasi sangat penting. Lulusan diberikan kemampuan untuk melihat peluang kerja sebagai pendidik maupun non-pendidik. Lulusan harus tanggap dan siap menghadapi era revolusi industri 4.0 yang menuntut kaum milenial terpelajar untuk menjadi pembelajar yang cepat. "Pada era ini, yang cepat membaca peluang yang unggul," ujar ketua panitia wisuda STKIP MPL tahun 2018 ini.

Tidak berbeda dengan kegiatan prawisuda di tahun sebelumnya, selain peserta kegiatan memperoleh gambaran tantangan dan berbagai peluang kerja yang dapat diraih, di tahun ini peserta pun belajar untuk peka terhadap kehidupan masyarakat sekitar. Hal itu ditandai dengan adanya kegiatan pemberian bantuan bagi masyarakat sekitar kampus. Sembako 5 kuintal beras dan kebutuhan pokok pendamping lainnya yang disalurkan langsung kepada kaum duafa di sekitar kampus.

Selain kegiatan sosial dan training motivasi, panitia penyelenggara prawisuda juga mengadakan kegiatan olah raga yang diikuti oleh semua sivitas akademik, keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Pringsewu, dan warga sekitar kampus. Harapannya agar dapat terbangun ikatan emosional dan kesinergisan di antara semua unsur dalam memajukan kampus khususnya dan Pringsewu umumnya.